Nonton Film Online – Merespons Transfer Neymar ke PSG, Bayern Buat Akademi

Nonton Film Online –¬†Bayern Munich buka akademi sepakbola baru. Hal tersebut dikerjakan Die Roten jadi tanggapan transfer Neymar ke Paris Saint-Germain. PSG memecahkan rekor transfer untuk memboyong Neymar dari Barcelona. Raksasa Ligue 1 itu menebusnya sebesar 222 juta euro atau Rp 3, 5 triliun.

Bayern berasumsi menghamburkan uang untuk beli satu pemain bukanlah langkah yang pas. Mereka juga membuat akademi sepakbola baru. FC Bayern Campus diresmikan Bayern pada Selasa (22/8/207) saat setempat. Mereka membuat kompleks latihan baru seharga 70 juta euro.

Project yang digagas mulai sejak 2006 itu berada di dekat Allianz Arena, markas paling utama Bayern. Mempunyai luas tempat 30 hektar, FC Bayern Campus miliki delapan lapangan sepakbola, gedung berolahraga serbaguna, fase mini, gym serta restoran yang terbuka untuk umum.

Pelatih Carlo Ancelotti menyebutkan, membuat akademi jadi tanggapan Bayern untuk menanggapi transfer Neymar ke PSG. Menurut dia, dari pada beli pemain bintang, tambah baik membuat sosok bertalenta baru. ” Ya, akademi yaitu jawabannya. Maksud akademi yaitu membawa pemainnya ke tim paling utama, jadi bentuk profesionalisme kami sendiri, ” Ancelotti menyebutkan pada Bild seperti ditulis Nonton Film Online.

Bayern terlebih dulu berhasil melambungkan banyak pemain dari tim juniornya. Legenda jenis Franz Beckenbauer, Philipp Lahm, Bastian Schweinsteiger, Thomas Mueller, Toni Kroos sampai David Alaba yaitu pemain didikan Bayern.

Ancelotti mengharapkan, ia dapat melambungkan pemain muda Bayern seperti di Real Madrid satu tahun lebih yang lalu. Saat itu ia membawa Jese Rodriguez, Alvaro Morata, Nacho Fernandez, Casemiro serta Dani Carvajal ke tim inti. Juga demikian saat melatih AC Milan. ” Saya mengharapkan sekian. Di Madrid, saya melambungkan lima pemain dari akademi yaitu Jese Rodriguez, Morata, Nacho, Casemiro serta Carvajal, ” Ancelotti meneruskan.

” Saya mengharapkan pengembangan sama untuk masa depan Bayern. Pengalaman saya, terutama di akademi Milan, saat pemain kenakan jersey club masa kecilnya, itu yaitu perasaan yang mengagumkan. Itu jadi motivasi yang begitu besar, ” pelatih asal Italia itu memberikan.