Agen Bola Terpercaya – Sepasang Palu Lambang Histori West Ham United

Agen Bola Terpercaya –¬†Untuk orang-orang London Timur, West Ham United yaitu segala-galanya. Walau sebenarnya di kota itu banyak gemerlap kesebelasan raksasa seperti Arsenal, Chelsea, serta Tottenham Hotspur. Hal semacam ini karena orang-orang London Timur tahu kalau West Ham, yang terlebih dulu adalah club bernama Thames Ironworks, dibuat diatas usaha keras tangan-tangan besi orang-orang setempat.

Usaha keras beberapa pintar besi itu diwakili oleh satu perusahaan kapal serta besi di dermaga Bow Creek yang disebut hilir Sungai Thames di lokasi Leamouth Wharf di Kota Canning bagian timur. Perusahaan ini jadi sumber pencaharian orang-orang London Timur dibagian tehnik sipil, mesin kelautan, kapal derek, tehnik elektro, serta kendaraan darat seperti mobil ataupun motor. Di Kota Canning juga tedapat Hermit Road sebagai tempat latihan Old Castle Swifts FC. Kesebelasan itu juga adalah kesebelasan profesional pertama dari Essex di Skotlandia. Tetapi Old Castle Swifts alami kebangkrutan pada 1895. Serta dari situlah keluar kejelian duet yang memiliki Thames Ironworks serta Shipbuilding bernama Arnold Hills dan Dave Taylor.

Dua orang itu memakai Hermit Road, yang sepeninggal Old Castle Swift jadi tempat latihan untuk Thames Ironworks FC yang mereka bikin. Logonya memakai sepasang palu, yang dipakai dalam sistem pembuatan kapal, dengan menyilang. Sesaat seragamnya memakai warna biru tua karna Arnold adalah bekas mahasiswa dari Kampus Oxford. Berdirinya Thames Ironworks juga ikut ambil sebagian elemen beda dari Old Castle Swifts, seperti pemain serta ofisial club. Satu diantaranya Robert Stevenson sebagai kapten pertama Thames Ironworks. Sudah pasti beberapa besar elemen yang lain yaitu beberapa pekerja di Thames Ironworks serta Shipbuilding tersebut.

” Ada pria diantara mereka yang belajar memberi umpan serta untuk mendorong kulit (bola) ke gawang. Tidak pikirkan profesionalisme. Bisa saya katakan, sempat dipikirkan oleh beberapa pendiri, mereka punya maksud menggerakkan club mereka dengan amatir serta sekolah pertama mereka pilih tim dari pria didalam pekerjaannya, ” celoteh Syd King, bekas pemain serta manajer pertama West Ham United.

Disamping itu, pemakaian Hermit Road hanya bertahan setahun karna ada penggusuran hingga mesti mengungsi ke Browning Road di lokasi East Ham untuk sesaat. Lalu Thames Ironworks geser ke Stadion Memorial Grounds dengan cost 20 ribu poundsterling pada saat itu. Biayanya dijamin sendiri oleh Arnold karna Taylor menekuni profesi sampingannya jadi wasit sepakbola. Thames Ironworks memainkan kompetisi pertamanya melawan Royal Ordnance pada 7 September 1895, yang selesai 0-0. Sesaat kompetisi kompetitif pertama Ironworks berlangsung waktu hadapi Chatham Town pada 12 Oktober 1895 dalam sesi kwalifikasi Piala FA. Mereka kalah 0-5. Namun Ironworks cukup jadi daya tarik karna sekitaran 3. 000 pemirsa menghadiri kompetisi itu.

Tanggal 14 Desember jadi awal persinggungan mereka dengan Millwall FC didunia sepakbola, yang lalu jadi histori dari persaingan perebutan West Ham dengan Millwall hingga sekarang ini. Waktu itu Millwall masih tetap menggunakan ” Athletic ” di belakang namanya, bukanlah ” FC “. Millwall Athletic juga adalah kesebelasan dari beberapa pekerja besi di London yang berkompetisi dengan Thames Irons pada saat itu. Serta pada 14 Desember itulah mereka berlaga serta Thames Ironworks kalah dengan score 0-6 — tebesar dalam histori mereka.

Setahun selanjutnya, Arnold membuat dobrakan dengan jadi Presiden Liga London. Ia menunjuk Francis Payne untuk membuat regulasi pertandingan. Walhasil bergulirlah Liga London 1986 yang bertahan hingga 1997. Thames Ironworks menaklukkan Crouch End Vampires FC dengan score 3-0 pada pertandingan perdananya di Liga London. Lalu Thames Ironworks akhiri Liga London 1896/1897 di posisi empat.

Namun karena ada penghilangan sebagian kesebelasan seperti 1st Scots Guards FC serta Welsh London pada akhir musim, Thames Ironworks memperoleh dua kemenangan dengan acak serta posisinya direvisi jadi runner-up di Liga London 1896/1897. Baru pada musim selanjutnya Thames Ironworks memenangkan Liga London. Mereka mencapai titel juara dengan 12 kemenangan, 3x seri, serta satu kekalahan dari 16 kompetisi Liga London musim itu.

Thames Ironworks juga cetak 47 gol serta kebobolan 15 kali hingga jadi kesebelasan dengan serangan sekalian pertahanan paling baik pada musim itu. Lalu Thames Ironworks berhasil gabung dengan Liga Selatan Inggris serta mengawalinya di divisi dua. Keikutsertaan itu membuat pemain-pemain beda dari London tertarik gabung dengan Thames Ironworks, termasuk juga Tommy Moore yang gabung dari Millwall jadi lawan terbesarnya.

Terkecuali Moore, pemain beda seperti McEarchrane, Patrick Leonard serta David Llyod juga turut diambil. Mereka dapat membuat Thames Ironworks makin kuat. Buktinya, musim perdana Divisi Dua Liga Selatan Inggris 1898/1899 sukses dijuarai sesudah tidak terkalahkan dalam 18 kompetisi paling akhir. Namun promosi ke Divisi Satu Liga Selatan Inggris jadi perjalanan penuh lika-liku untuk Thames Ironworks. Kiprahnya juga segera diikuti dengan kekalahan dari Reading dengan score 0-1. Mereka tidak segera menggebrak seperti yang dikerjakan pada musim perdana di Divisi Dua Liga Selatan Inggris hingga segera juara serta promosi.

Walau sebenarnya Arnold telah menggelontorkan dana transfer sebesar 1. 000 poundsterling untuk merekerut Bill Joyce, Kenny McKay, Syd King, serta Tom Bradshaw yang segera ditunjuk jadi kapten. Ketika itu Bradshaw yaitu bekas pemain tim nasional Inggris terkenal serta memiliki pengalaman. Problem pertama yang dihadapi Thames Ironworks yaitu ditinggal Patrick Leonard serta Walter Tranter ke kesebelasan beda.

Kemudian, Payne yang disebut sekretaris club mesti diskors Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) karna memukul pemain Birmingham hingga mengundurkan diri dari jabatannya. Serta yang paling punya pengaruh pada tampilan Thames Ironworks pada kompetisi Divisi Satu Liga Selatan Inggris setelah itu yaitu kekalahan 0-7 dari Tottenham Hotspur pada 4 November. Kekalahan itu membuat mental Thames Ironworks terpukul hingga penampilannya lebih buruk hingga akhir musim. Pukulan selanjutnya datang saat satu diantara pemainnya wafat karna sakit, yakni Tom Bradshaw. Walau sebenarnya ia yaitu hanya satu pemain yang cetak gol dalam kekalahan 1-2 dari Millwall pada kompetisi piala FA 1899/1900. Kompetisi yang menyedot 13. 000 pemirsa itu juga sekalian jadi yang paling akhir untuk Bradshaw.

Thames Ironworks mujur dapat terlepas dari degradasi karna memenangkan tiga kompetisi paling akhir Divisi Satu Liga Selatan Inggris 1899/1900. Mendekati selesainya musim itu juga Arnold kesusahan mengelola keuangan club karna bisnisnya terdiri dari pengambilalihan perusahaan taknik yang lain. Hal tersebut membuat ada beberapa penujualan saham Thames Ironworks. Serta Thames Ironworks resmi mengundurkan diri dari pertandingan sesudah musim selesai. Kekosongan Thames Ironworks itu lalu direformasi jadi West Ham serta resmi di luncurkan pada 5 Juli 1900. Oleh karena itu hari ini, 5 Juli 2017, bertepatan dengan hari reformasi Thames Ironworks jadi West Ham 117 th. yang lalu. Hingga selanjutnya reformasi itu cetak pemain-pemain seperti Bobby Moore, Frank Lampard, Glen Johnson, Joe Cole, Michael Carrick, Paul Ince, atau Rio Ferdinand sebagai pesepakbola top Inggris, Dikutip Agen Bola Terpercaya.